Konsumen makanan umumnya membeli sesuai apa yang dilihatnya. Semakin menarik tampilan seafood yang anda pajang semakin besar peluang produk anda untuk dibeli. Setiap gerai seafood yang baik saat ini berfokus pada penampilan. Kesempatan untuk mencuri perhatian konsumen atas penampilan produk Anda adalah ketika konsumen sedang berjalan melewati gerai Anda.

Sebuah studi oleh ilmuwan kelautan telah memberikan dukungan yang kuat untuk kampanye “masa depan perikanan dunia terletak pada pengelolaan bersama oleh pemerintah, masyarakat setempat dan nelayan”. Hasil studi itu diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature. Para peneliti mengatakan bahwa pendekatan tradisional “topdown” yaitu pemberian kuota trawl dan diawasi oleh otoritas pusat telah gagal, aturan-aturan perikanan sering diimplementasikan dengan buruk atau dilecehkan. Pengelolaan perikanan yang terbaik adalah mereka yang mempertemukan wakil-wakil lokal dan nelayan yang ikut menentukan bagaimana sumber daya harus dikelola dan menegakkan keputusan secara efektif.

Mekanisme Perlindungan Embrio Ikan Terhadap Zat Kimia

Sejumlah ikan memiliki mekanisme yang berbeda sebagai perlindungan terhadap zat kimia di lingkungan. Hal ini termasuk, sistem transportasi molekul yang disebut dengan ABC (ATP binding cassette) transporter, system ini mencegah penetrasi zat-zat beracun ke dalam sel. ABC transporter telah banyak diteliti untuk mamalia. Sedangkan pada ikan dan embrio mereka, hal ini masih sedikit yang diketahui. Beberapa Ecotoxicologists yaitu Dr Till Luckenbach (UFZ) dan Dr Stephan Fischer (Eawag) bersama-sama dengan rekan-rekan mereka telah menemukan bahwa protein transporter Abcb4 aktif mengeluarkan bahan kimia dari embrio ikan zebra (Danio rerio). “Sebuah embrio ikan telah memiliki kemampuan perlindungan yang efektif terhadapat zat zat berbahaya,” kata Luckenbach. “Pentingnya sistem transportasi tersebut umumnya diremehkan dalam penelitian toksikologi dan ekotoksikologi, sebenarnya mereka memainkan peran yang sangat penting.”

Read More